Zakat, Infak, Sedekah: Definisi, Dalil, Keutamaan, dan Perbedaannya

Bagikan:

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Definisi dan pengertian serta dalil zakat infak sedekah

Harta berasal dari kekayaan yang memiliki wujud maupun tidak memiliki wujud. Harta dapat dihitung dalam nilai mata uang untuk menentukan besaran mata uang. Apa yang kita perbuat dengan harta?

Harta dapat dibagi menjadi simpanan dan belanjaan. Harta simpanan terdiri atas konsumsi, proteksi (dunia-akhirat), dan investasi (dunia-akhirat). Harta simpanan bertujuan untuk keperluan bahan pokok mendesak dan ketika ada kelebihan dari hasil simpanan tersebut maka wajiblah untuk membayar zakatnya. Lalu apa perbedaan antara zakat, infak, dan sedekah? Apakah ada dalil dan keutamaan yang mendasari ketiganya?

Definisi, Dalil, Ketentuan Zakat dan Keutamaannya

Definisi Zakat

Dalam QS Al Baqarah (2):267 “Hai orang-orang yang beriman, infaqkanlah sebagian yang baik-baik dari hasil usahamu, juga sebagian dari yang Kami keluarkan untukmu dari bumi…” [QS al baqarah:267]. Zakat menjadi kewajiban bagi umat muslim untuk dapat membantu sesamanya. Kata zakat secara bahasa memiliki arti tumbuh, berkembang, subur atau bertambah. Sedangkan secara istilah zakat, dalam sebuah kitab al-hawi, al-mawardi mendefinisikan zakat dengan nama pengambilan tertentu dari harta yang tertentu, menurut sifat-sifat tertentu dan untuk diberikan kepada golongan tertentu. Zakat adalah harta tertentu yang dikeluarkan seseorang apabila sudah mencapai ketentuan-ketentuan tertentu sesuai dengan syariat islam.

Penyerahan Zakat Karyawan Rumah Sakit Mata Achmad Wardi

Dalil Tentang Zakat

Sangat banyak dalil atau hukum dasar yang menjadi penisyaratan zakat. Sebagaimana ayat-ayat yang dijadikan sebagai induk kewajiban atas zakat adalah sebagai berikut:

QS. Al Baqarah:43

“Dan dirikanlah salat, tunaikan zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk (shalat berjamaah).” [QS al baqarah:43].

QS. Al Tawbat:103

“Ambillah zakat dari sebagaian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” [QS Al Tawbat:10].

Keutamaan Zakat

Keutamaan zakat dapat dirasakan untuk individu maupun oleh masyarakat. Adapun keutamaan zakat tersebut ialah:

  1. Menyempurnakan Agama
  2. Menjadi Pengampun Dosa
  3. Mendekatkan Diri kepada Sang Pencipta
  4. Mensucikan dan Mendatangkan Harta
  5. Mendapat Keberkahan

Definisi, Dalil, Ketentuan Infak dan Keutamaannya

Definisi Infak

Infak adalah Sharf Al Maal Ila Al Haajah (penggunaan harta untuk memenuhi kebutuhan) Al Jurjani dalam kitabnya Al Ta’Rifat. Secara bahasa infak berasal dari kata anfaqa yang memiliki arti mengeluarkan sesuatu (harta) untuk kepentingan sesuatu. Sedangkan secara terminology atau istilah, infaq berarti mengeluarkan sebagian dari harta atau pendapatan/penghasilan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan ajaran islam. Dalam QS Al-Baqarah ayat 1 -3 infaq dikaitkan dengan iman pada yang goib.

Pembagian Amanah Sedekah Dari Donatur Dompet Dhuafa Banten Berupa Paket Berbuka Puasa Untuk Para Pejuang Keluarga

Dalil Tentang Infak

Seperti halnya zakat, infak juga memiliki banyak dalil atau hukum dasar. Salah satunya adalah sebagai berikut:

QS. Al-Baqarah ayat 195

“Infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebiasaan dengan tangan sendiri, dan berbuat baiklah. Seshungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” [QS al baqarah:195]

QS. Al-Baqarah ayat 245

“Barangsiapa yang meminjami Allah dengan pinjaman yang baik maka Allah akan melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki), dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan.” [QS al baqarah:245].

Ketentuan Infak

Orang yang berinfak hendaklah orang yang memiliki kecukupan harta dan berhak untuk membelanjakannya. Orang yang menerima infak adalah orang yang berhak memilikinya dan terlaksanakannya ijab qabul. Serta, barang yang diinfakkan adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan oleh penerima.

Keutamaan Infak

Keutamaan infak bagi orang yang berinfak; sebagai ungkapan rasa syukur seseorang kepada Allah swt, atas segala limpahan nikmat dan rahmat yang diberikan, dapat membersihkan diri dan harta, memberikan motivasi untuk bekerja keras agar sederajat dengan orang lain dan akan memperoleh pahala yang besar. Selain itu, infak juga dapat memberikan keutamaan kepada orang yang menerima infak diantaranya adalah dapat merasakan dan menikmati harta yang dimiliki oleh orang kaya, menghilangkan perasaan hasud, iri dan dengki serta dapat meringankan beban yang harus ditanggungnya.

Definisi, Dalil, Ketentuan Sedekah dan Keutamaannya

Definisi Sedekah

Shadaqoh berasal dari kata “Shadiq” yang berarti jujur. Kata shaqadoh berarti suatu pemberian yang diberikan oleh seseorang sebagai kebajikan untuk menghadapkan ridho Allah swt. Menurut para Fuqaha disebut sebagai Sadaqqah at-tathawwu’. Sedangkan menurut Al-Qur’an kata Shadaqoh diartikan sebagai sedekah wajib manakala kata tersebut disebut secara mandiri dan tidak digandengkan dengan kata zakat seperti dalam surat At-Taubah:60 dan ayat 103 dimana keduanya memberikan makna sedekah wajib berdasarkan qariah kata “Khudz”.

Dalil Sedekah

Allah swt berfirman dalam QS An-Nisa ayat 114 yang menyuruh umat muslim untuk senantiasa berbuat kebaikan salah satunya dengan bersedekah.

QS Al-Baqarah ayat 254

“Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang teah kami berikan kepadamu sebelum dating hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.” [QS. Al baqarah: 254].

Ketentuan dan Keutamaa Sedekah

Sedekah memiliki keutamaan;

  1. Tidak mengurangi harta
  2. Dapat melipat gandakan pahala
  3. Penghapus dosa

Perbedaan Infak dan Sedekah

Infak ditunjukan kepada hal yang bersifat material (QS ali Imran:134 dan QS Fathir:29). Sedangkan sedekah ditunjukan untuk pemberian hal-hal yang bersifat material dan non material. Dalam sunan Tirmidzi, kitab zakat, juz 7 hal. 213 hadits yang disampaikan Abu Dzar, bahwa senyum kepada sodaramu adalah sedekah. Sedekah disebut 13 kali dalam Al-Qur’an: 5 kali dalam bentuk mufrod dan 8 kali dalam bentuk jamak. Makna sedekah (materil); memberi makan orang miskin (QS 2:196). Secara tradisional dalam sejarah islam, sedekah dimaknai sebagai donasi sukarela yang diberikan kepada pengemis dan orang miskin.

Program Ramadhan

donasi sedekah ramadhan dompet dhuafa banten