fbpx
Bangun Rumah Sementara untuk Penyintas Banjir Sumatera

Ketika Rumah Hilang, Harapan Tak Boleh Ikut Runtuh.

Bencana banjir yang melanda wilayah Sumatera telah menyebabkan kerusakan masif pada ratusan ribu rumah warga.
BNPB mencatat 166.925 rumah rusak, dengan rincian:

  • 445 rumah rusak ringan
  • 925 rumah rusak sedang
  • 555 rumah rusak berat
    (Data hingga 29 Desember 2025)

Akibatnya, ratusan ribu warga kehilangan tempat tinggal, termasuk lebih dari 399.000 jiwa yang terpaksa mengungsi dalam kondisi penuh keterbatasan.

Di pengungsian, mereka harus bertahan dengan:

  • Tempat tidur yang terbatas
  • Akses air bersih yang minim
  • Makanan yang tidak selalu layak
  • Kehilangan privasi karena berbagi ruang dengan keluarga lain

Bagi mereka, pengungsian bukan tempat pulang.

Mereka Membutuhkan Rumah, Sekarang

Hunian sementara bukan sekadar bangunan.
Ia adalah tempat berlindung, ruang aman, dan awal untuk kembali menata kehidupan.

Dengan hunian sementara, para penyintas dapat:
🏠 Tinggal lebih layak dan aman
🚿 Mengakses air bersih dan sanitasi
👨‍👩‍👧 Memiliki privasi keluarga
🌱 Memulai kembali kehidupan pascabencana

Bersama, Kita Bisa Menghadirkan Tempat Pulang

Mari bantu ribuan penyintas banjir Sumatera bangkit kembali dengan menghadirkan Hunian Sementara untuk mereka.

Setiap kontribusi Anda berarti satu langkah menuju kehidupan yang lebih layak bagi keluarga terdampak.

 

  • Dompet Dhuafa Banten
    3 Jan 2026
    Dompet Dhuafa meresmikan 5 unit RUMTARA

    Lebih dari sebulan pascabencana, ribuan keluarga masih bertahan di pengungsian tanpa kepastian tempat tinggal. Sebagai bagian dari fase pemulihan, Dompet Dhuafa menargetkan pembangunan 1.000 RUMTARA (Rumah Sementara) bagi penyintas bencana di Sumatera. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap di tiga provinsi terdampak, dengan target 200 unit rampung pada Januari 2026. Pada Rabu (31/12/2025), Dompet Dhuafa meresmikan 5 unit RUMTARA pertama di Kabupaten Aceh Tamiang. Hunian sementara ini dibangun di atas lahan bekas rumah penerima manfaat, berukuran 4,8 x 4,8 meter, dan diprioritaskan bagi lansia, janda, yatim, serta ustaz dan guru honorer yang rumahnya hancur total. Sejak hari pertama bencana, Dompet Dhuafa melalui DMC (Disater Management Center) telah menjalankan respon darurat dan menjangkau 117.386 penerima manfaat di tiga provinsi, mulai dari evakuasi, dapur umum, layanan kesehatan, air bersih, hingga dukungan psikososial. Program 1.000 RUMTARA untuk Sumatera diharapkan menjadi ruang aman sementara bagi para penyintas untuk menata kembali kehidupan mereka, sembari menunggu pemulihan jangka panjang. Terima kasih atas dukungan para donatur, mitra, relawan, dan seluruh masyarakat yang terus membersamai ikhtiar pemulihan Sumatera. Doakan semoga langkah ini bisa berjalan dengan lancar ya, aamiin🤲🏼

  • Dompet Dhuafa Banten
    3 Jan 2026
    Dompet Dhuafa menargetkan pembangunan 1.000 RUMTARA

There are no contributors yet