SERANG — Setiap hari, Ibu Sanah bekerja sebagai kuli serabutan di kebun milik orang lain untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya. Bersama sang suami yang juga bekerja serabutan, ia berusaha menghidupi tiga anaknya yang masih menempuh pendidikan.
Tinggal di Desa Sukaraja, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten, keluarga Ibu Sanah belum memiliki penghasilan tetap. Kondisi tersebut membuat pemenuhan kebutuhan sehari-hari sekaligus biaya pendidikan anak menjadi tantangan yang harus mereka hadapi.
Di tengah keterbatasan tersebut, Ibu Sanah sebenarnya memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha sendiri. Sebidang lahan tersedia dan dapat dimanfaatkan untuk bertani, namun keterbatasan modal membuat rencana tersebut belum dapat diwujudkan.
Melihat potensi tersebut, Dompet Dhuafa Banten hadir melalui program pemberdayaan dengan memberikan bantuan modal bertani kepada Ibu Sanah. Bantuan tersebut akan digunakan untuk memulai kegiatan pertanian dengan menanam terong dan kangkung.

Bantuan modal ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi Ibu Sanah untuk memiliki sumber penghasilan yang lebih mandiri. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia, hasil pertanian nantinya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menjadi sumber pendapatan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Bagi Ibu Sanah, kesempatan untuk menggarap lahan sendiri bukan hanya tentang menanam sayuran. Ada harapan untuk membangun penghidupan yang lebih baik bagi keluarganya dan memastikan ketiga anaknya dapat terus bersekolah.
Dompet Dhuafa Banten terus mendorong program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka peluang bagi penerima manfaat untuk bertumbuh, memiliki penghasilan, dan membangun kemandirian ekonomi.
Semoga lahan yang mulai digarap Ibu Sanah dapat menjadi ladang harapan bagi keluarganya. Dari benih terong dan kangkung yang ditanam, semoga tumbuh penghasilan, kemandirian, serta masa depan yang lebih baik.
Karena bantuan terbaik bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang membuka jalan agar seseorang mampu berdaya dan berdiri lebih mandiri.





